Sunday, April 15, 2012
Burung Biru
Nasib masih ku simpan email mu.
Aku cuba nasib taip di kotak 'Carian'.
Lalu terus ku tekan simbol yang serupa seperti kanta pembesar itu.
Naahh. . .
Tak sampai 10 saat muncul nama mu.
Lalu aku 'Click' pada nama mu.
Keluar laa profil kamu yang berlatar belakangkan warna merah jambu.
Ouuuhhh soo suuwwiittt. . .
Apa lagi. . .
'Click' pula potret mu.
Naahh. . .
Terserlah keayuan mu itu.
Maaflah tersimpan pula potret mu dalam komputer riba ku.
Lalu ku salin pula potret itu ke dalam telefon pintar ku.
Dan dijadikan pula sebagai hiasan dinding nyawa ku itu.
Jahat kan ? Tapi tak apa janji potret mu menjadi penawar ketika kerinduan melanda.
Rahsia ku bocor pabila aku sendiri jujur pada mu.
Bukan apa, jujur untuk meminta keizinan.
Sudah ku jangka pasti wajah mu bertukar warna merah hangat membara.
Tapi alhamdulillah ia hanya untuk berapa ketika.
Kerna ku tahu marah bukan sifat mu.
Dan ku berjanji tidak ulangi momen itu.
*Aman Jangan Perang*
Thank You For Reading. Please Be My Follower =)
Aku cuba nasib taip di kotak 'Carian'.
Lalu terus ku tekan simbol yang serupa seperti kanta pembesar itu.
Naahh. . .
Tak sampai 10 saat muncul nama mu.
Lalu aku 'Click' pada nama mu.
Keluar laa profil kamu yang berlatar belakangkan warna merah jambu.
Ouuuhhh soo suuwwiittt. . .
Apa lagi. . .
'Click' pula potret mu.
Naahh. . .
Terserlah keayuan mu itu.
Maaflah tersimpan pula potret mu dalam komputer riba ku.
Lalu ku salin pula potret itu ke dalam telefon pintar ku.
Dan dijadikan pula sebagai hiasan dinding nyawa ku itu.
Jahat kan ? Tapi tak apa janji potret mu menjadi penawar ketika kerinduan melanda.
Rahsia ku bocor pabila aku sendiri jujur pada mu.
Bukan apa, jujur untuk meminta keizinan.
Sudah ku jangka pasti wajah mu bertukar warna merah hangat membara.
Tapi alhamdulillah ia hanya untuk berapa ketika.
Kerna ku tahu marah bukan sifat mu.
Dan ku berjanji tidak ulangi momen itu.
*Aman Jangan Perang*
Tuesday, April 3, 2012
Cinta Yang Dinanti
Aku berjalan di lorong-lorong sepi...
Berjalan membawa hati yang lara...
Lara kerana dilukai...
Lara kerana disakiti...
Lara kerana dikecewakan...
Apakah mampu untuk aku ubati hati yang kian merekah ?
Apakah mampu terukir lagi senyuman diwajah yang sayu ini ?
Apakah airmata ini bisa terhenti dengan hadirnya bidadari menemani ?
Qada' dan Qadar telah menetapkan...
Akan adanya bidadari menghiasi taman permainan...
Hanya waktu yang bisa menentukan kehadirannya...
Kehadiran yang tanpa kita duga...
Yang akan melewati sisa-sisa senja yang kian gelap...
Lautan badai yang menghempas di tepian...
Pasti akan menghasilkan coraknya yang cantik...
Sinaran cahaya di terbit fajar...
Semestinya akan memberi sinar yang indah...
Begitu juga dengan ketentuan...
Tatkala kita masih menanti dengan penuh pengharapan...
Ia tetap akan tiba tidak kira bila masanya...
Doa dan kesabaran...
Menjadi bekal buat kita menanti kebahagiaan...
Thank You For Reading. Please Be My Follower =)
Berjalan membawa hati yang lara...
Lara kerana dilukai...
Lara kerana disakiti...
Lara kerana dikecewakan...
Apakah mampu untuk aku ubati hati yang kian merekah ?
Apakah mampu terukir lagi senyuman diwajah yang sayu ini ?
Apakah airmata ini bisa terhenti dengan hadirnya bidadari menemani ?
Qada' dan Qadar telah menetapkan...
Akan adanya bidadari menghiasi taman permainan...
Hanya waktu yang bisa menentukan kehadirannya...
Kehadiran yang tanpa kita duga...
Yang akan melewati sisa-sisa senja yang kian gelap...
Lautan badai yang menghempas di tepian...
Pasti akan menghasilkan coraknya yang cantik...
Sinaran cahaya di terbit fajar...
Semestinya akan memberi sinar yang indah...
Begitu juga dengan ketentuan...
Tatkala kita masih menanti dengan penuh pengharapan...
Ia tetap akan tiba tidak kira bila masanya...
Doa dan kesabaran...
Menjadi bekal buat kita menanti kebahagiaan...
Subscribe to:
Posts (Atom)
Close
